Home / Berita Bola / Skema Baru Barcelona, Enrique: Tidak Peduli dengan Ball Possession
Agen Casino Online

Skema Baru Barcelona, Enrique: Tidak Peduli dengan Ball Possession

Skema Baru Barcelona, Enrique: Tidak Peduli dengan Ball Possession

 Luis Enrique memainkan skema baru saat Barcelona menghadapi Leganes. Meski strategi anyar tersebut membuat ball possession Barca berkurang, Enrique tak mau peduli. Barcelona tidak tampil dengan formasi standar mereka 4-3-3 ketika bertamu ke Leganes, Sabtu (17/9/2016) sore WIB. Luis Enrique membuat kejutan dengan memasang hanya tiga pemain bertahan dalam formasi 3-4-3. Javier Mascherano, Gerard Pique dan Umtiti menjadi tiga pemain bertahan. Sementara Rafinha serta David Alba difungsikan sebagai wing back, dengan Andres Iniesta serta Ivan Rakitic menggalang lapangan tengah. Di depan, trio MSN tidak terusik. Meski menang besar dengan skor 5-1, pemain-pemain Barcelona terlihat gagap dalam penempatan posisi di menit awal pertandingan. Memainkan tiga orang bek membuat lini belakang Barcelona lebih terekspos, ketiadaan gelandang bertahan membuat Barcelona kurang kuat dalam penguasaan bola. Namun keberadaan empat pemain di lapangan tengah membuat serangan Barcelona menjadi lebih berbahaya. Dalam pernyataannya usai pertandingan, Luis Enrique menyebut strategi baru yang dia mainkan sebenarnya bukan hal yang aneh. Tujuannya melakukan perubaan adalah demi mengeksploitasi ruang di pertahanan lawan yang membuat peluang lebih banyak tercipta dan gol bakal makin sering datang. "Saat kami menguasai bola, kami sering bermain dengan tiga orang (bek). Apa yang terjadi hari ini adalah kami mengaplikasikan tiga bek tengah. Tergantung pada di mana tekanan datang, kami bergerak," ucap Guardiola usai pertandingan. "Itu bukan hal yang aneh. Perbedaannya adalah hari ini pivot-nya berada jauh di depan dan tidak berada di antara para bek tengah. Kami ingin lebih banyak mengusai bola dibanding lawan dan mengeksploitasi ruang. Masih ada hal yang bisa dikembangkan, tapi saya tetap tenang," lanjutnya di Football Espana. Enrique tak menyangkal strategi yang dia mainkan punya risiko. Tapi kemenangan besar yang akhirnya didapat menjawab keraguan. Soal possesion yang tidak sebanyak sebelum-sebelumnya, dia juga tak khawatir. "Tergantung pada lawannya, ada banyak komplikasi dan kami harus mendapatkan ruang. Penguasaan bola hanya menarik sedikit minat saya pada pertandingan ini, saya tidak peduli soal hal itu." "Secara umum, itu berjalan lancar buat kami. Strategi ini punya risiko, tapi saya senang para pemain bisa mengeksekusinya. Kami menghadapi lawan yang memberikan pressing tinggi, tekanan itu membuat kami tidak nyaman pada awalnya, tapi itu juga memberi kami ruang," papar Enrique. Meski penguasaan bola Barcelona menurun, tapi masih lebih dominan dibanding Leganes. Faktanya, WhoScored mendatat kalau penguasaan bola Barcelona adalah 63,2%, sementara Leganes kebagian 36,8%.

JagoBola.com – Luis Enrique memainkan skema baru saat Barcelona menghadapi Leganes. Meski strategi anyar tersebut membuat ball possession Barca berkurang, Enrique tak mau peduli.

Barcelona tidak tampil dengan formasi standar mereka 4-3-3 ketika bertamu ke Leganes, Sabtu (17/9/2016) sore WIB. Luis Enrique membuat kejutan dengan memasang hanya tiga pemain bertahan dalam formasi 3-4-3.

Javier Mascherano, Gerard Pique dan Umtiti menjadi tiga pemain bertahan. Sementara Rafinha serta David Alba difungsikan sebagai wing back, dengan Andres Iniesta serta Ivan Rakitic menggalang lapangan tengah. Di depan, trio MSN tidak terusik.

Meski menang besar dengan skor 5-1, pemain-pemain Barcelona terlihat gagap dalam penempatan posisi di menit awal pertandingan. Memainkan tiga orang bek membuat lini belakang Barcelona lebih terekspos, ketiadaan gelandang bertahan membuat Barcelona kurang kuat dalam penguasaan bola. Namun keberadaan empat pemain di lapangan tengah membuat serangan Barcelona menjadi lebih berbahaya.

Dalam pernyataannya usai pertandingan, Luis Enrique menyebut strategi baru yang dia mainkan sebenarnya bukan hal yang aneh. Tujuannya melakukan perubaan adalah demi mengeksploitasi ruang di pertahanan lawan yang membuat peluang lebih banyak tercipta dan gol bakal makin sering datang.

“Saat kami menguasai bola, kami sering bermain dengan tiga orang (bek). Apa yang terjadi hari ini adalah kami mengaplikasikan tiga bek tengah. Tergantung pada di mana tekanan datang, kami bergerak,” ucap Guardiola usai pertandingan.

“Itu bukan hal yang aneh. Perbedaannya adalah hari ini pivot-nya berada jauh di depan dan tidak berada di antara para bek tengah. Kami ingin lebih banyak mengusai bola dibanding lawan dan mengeksploitasi ruang. Masih ada hal yang bisa dikembangkan, tapi saya tetap tenang,” lanjutnya di Football Espana.

Enrique tak menyangkal strategi yang dia mainkan punya risiko. Tapi kemenangan besar yang akhirnya didapat menjawab keraguan. Soal possesion yang tidak sebanyak sebelum-sebelumnya, dia juga tak khawatir.

“Tergantung pada lawannya, ada banyak komplikasi dan kami harus mendapatkan ruang. Penguasaan bola hanya menarik sedikit minat saya pada pertandingan ini, saya tidak peduli soal hal itu.”

“Secara umum, itu berjalan lancar buat kami. Strategi ini punya risiko, tapi saya senang para pemain bisa mengeksekusinya. Kami menghadapi lawan yang memberikan pressing tinggi, tekanan itu membuat kami tidak nyaman pada awalnya, tapi itu juga memberi kami ruang,” papar Enrique.

Meski penguasaan bola Barcelona menurun, tapi masih lebih dominan dibanding Leganes. Faktanya, WhoScored mendatat kalau penguasaan bola Barcelona adalah 63,2%, sementara Leganes kebagian 36,8%.

Agen Poker Terbaik

About jagoanbola

Check Also

Kalah di Uji Coba Musim Panas, Juventus Lebih Antusias Tatap Spurs

Kalah di Uji Coba Musim Panas, Juventus Lebih Antusias Tatap Spurs Nyon – Juventus mendapatkan Tottenham ...