Home / News / Cerita Tragis Eva tewas Tertembak Pistol oleh Anaknya Sendiri
Agen Casino Online

Cerita Tragis Eva tewas Tertembak Pistol oleh Anaknya Sendiri

Cerita Tragis Eva tewas Tertembak Pistol oleh Anaknya Sendiri

Cerita tragis Eva tewas tertembak pistol oleh anaknya sendiri

JagoBola.com, – Setelah tiga hari ditangani paramedis di Rumah Sakit (RS) Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Eva, (30), istri anggota intel Satuan Brimob Polda Sulsel, Brigpol Haeruddin akhirnya dinyatakan meninggal dunia, Kamis malam (23/7), pukul 19.15 Wita. Eva adalah korban tertembak oleh putrinya sendiri, F (9) dengan menggunakan senjata api (senpi) organik milik ayahnya, Brigpol Haeruddin.

Sebelumnya, Eva ditempatkan di ruang khusus Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Wahidin Sudirohusodo sejak pukul 22.00 Wita, Senin malam lalu, (20/7). Peluru bersarang di kepalanya setelah tembus dari pelipis kanan bawah.

Direktur Medik dan Perawatan RS Wahidin Sudirohusodo, Dr dr Khalid Saleh mengatakan, tindakan operasi untuk pengangkatan peluru tidak bisa dilakukan karena kondisi pasien Eva gawat sehingga tidak memungkinkan dilakukan tindakan medik berat.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Frans Barung Mangera yang dikonfirmasi menjelaskan jenazah Eva sudah diberangkatkan ke Kampung Langoting, Desa Tamangapa, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep.

“Keberangkatan jenazah diantar anggota. Kami kembali berduka. Ini terjadi karena unsur kelalaian tapi mau diapa lagi, sudah terjadi. Saat ini kita masih fokuskan ke masalah psikologi keluarga. Belum dilakukan penerapan hukum,” ujar Frans Barung Mangera.

Peristiwa tertembaknya Eva oleh anak sendiri dengan senpi milik Brigpol Haeruddin suaminya itu terjadi, Senin lalu, (20/7) di Kampung Langoting, Desa Tamangapa, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, Sulsel. Saat kejadian, Brigpol Haeruddin sedang bersiap-siap menuju Kabupaten Maros.

Senpi diambil dari tempat tidurnya dan meletakkan sebentar di atas meja makan karena hendak merapikan pakaiannya tiba-tiba F, (9), putrinya muncul dan mengambil senjata itu. Dibawanya senjata itu ke dalam rumah dan terdengar satu kali suara tembakan yang ternyata mengenai Eva ibunya.

Brigpol Haeruddin hingga saat ini belum menjalani proses pemeriksaan perihal kelalaiannya dalam menyimpan senpi sehingga melukai istrinya sendiri. Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Frans Barung Mangera menjelaskan, Brigpol Haeruddin masih shock berat atas kasus yang menimpa keluarganya.

“Siapa yang tidak shock atau down kalau istri terluka oleh anak sendiri secara tidak sengaja. Karena faktor psikologis itu, hukum berlaku belum diterapkan ke yang bersangkutan,” jelas Frans Barung Mangera.

Ditambahkan, kondisi psikologis Brigpol Haeruddin belum memungkinkan untuk dilakukan pemeriksaan. Hal tersebut baru akan dilakukan setelah kondisi mulai membaik.

“Kita tunggu perkembangan psikologinya baru dilakukan pemeriksaan. Adapun F putrinya belum bisa dikenakan hukum apapun karena masih di bawah umur sesuai amanah UU Perlindungan Anak,” terang Frans Barung Mangera.

Jika kondisi Brigpol Haeruddin sudah memungkinkan maka dia akan diperiksa. Dengan ancaman pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa atau meninggalnya seseorang dan pasal 360 tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain terluka.

Agen Poker Terbaik

About Jago Bola

JagoBola.com Situs Prediksi Bola Online dan Berita Bola Online Terupdate, Prediksi Sepak Bola, Berita Sepak Bola, News, Gosip Artis

Check Also

Cara Berburu Suku Cadang Mercy G-Class Klasik

Cara Berburu Suku Cadang Mercy G-Class Klasik Memastikan ketersediaan suku cadang merupakan salah satu tantangan ...