Home / News / Politik / Partai dukung Ahok di Pilgub DKI dinilai cuma pencitraan
Agen Casino Online

Partai dukung Ahok di Pilgub DKI dinilai cuma pencitraan

Partai dukung Ahok di Pilgub DKI dinilai cuma pencitraan

Jagobola.com – Baru Partai NasDem dan Partai Hanura tegaskan mendukung Basuki T Purnama alias Ahok maju independen dalam Pilgub DKI 2017 nanti. Kedua partai itu dianggap mencari keuntungan dalam memberi dukungan kepada Ahok.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan, keuntungan itu terutama dapat mendongkrak citra sebuah partai di masyarakat.

“Itu adalah efek dongkrak elektabilitas partai pada calon yang berelektabilitas tinggi. Jadi setiap calon populer, maka imbasnya akan kena pada partai pendukung,” kata Yunarto di kantor Charta Politika Jalan Cisanggiri III, Jakarta Selatan, Rabu (30/3).

Pendongkrak citra ini, kata dia, sering terjadi di Indonesia. Seperti terjadi pada sosok Joko Widodo yang memberikan elektabilitas pada partai PDIP. Begitupun, figur Susilo Bambang Yudhoyono yang mendongkrak partai Demokrat pada saat partai tersebut tengah dilanda banyak kasus korupsi pada 2014 lalu.

“Elektabilitas partai Gerindra juga melonjak karena adanya sosok Prabowo. Jadi partai yang akan mendukung Ahok pada pilkada nanti juga akan terkena imbasnya,” beber dia.

Dia mengatakan saat ini kepercayaan masyarakat pada partai politik tidak besar. Ini disebabkan tidak adanya partai yang dianggap benar-benar menjalankan fungsinya. Akibatnya masyarakat lebih menyukai calon independen yang maju tanpa didukung oleh partai politik.

Oleh karena itu, setiap partai yang mendukung Ahok, maka masyarakat akan menilai bahwa masih ada partai yang berdiri bersama rakyat. “Ini adalah bagian dari otokritik dari partai yang selama ini tidak dipercayai masyarakat lagi. Artinya setiap partai yang mendukung calon independen akhirnya mendapatkan limpahan persepsi positif dari masyarakat,” tandas dia.

 

 

Agen Poker Terbaik

About jagoanbola

Check Also

Anies: Bisa Kita Lihat Bedanya Kali Krukut 2 Minggu Lalu dan Sekarang

Anies: Bisa Kita Lihat Bedanya Kali Krukut 2 Minggu Lalu dan Sekarang Gubernur DKI Jakarta ...