Home / News / Politik / PSU di Halmahera Selatan, Bahrain-Iswan menang selisih 42 suara
Agen Casino Online

PSU di Halmahera Selatan, Bahrain-Iswan menang selisih 42 suara

PSU di Halmahera Selatan,Bahrain-Iswan Menang selisih 42 Suara

Jagobola.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba-Iswan Hasjim mendapatkan suara terbanyak 43.608 suara dalam Pemungutan Suara Ulang yang digelar pada 19 Maret lalu. Namun pihaknya masih menunggu penetapan dari Mahkamah Konstitusi (MK).

“Hasil ini (PSU) akan kami laporkan ke MK dahulu. Mudah-mudahan, bulan Mei nanti (penetapan pemenang keluar dan dilantik),” kata kuasa hukum Bahrain-Iswan, Ahmad Wakil Kamal dalam konferensi pers di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (27/3) dikutip dari Antara.

Pasangan Bahrain Kasuba-Iswan Hasjim dengan nomor urut empat mengalahkan lawan terberatnya, pasangan calon nomor urut satu, Amin Ahmad-Jaya Lamusu dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 20 TPS di Kecamatan Bacan Kabupaten Halmahera Selatan yang mendapatkan 42.566 suara, dengan selisih 42 suara.

Meski kliennya menang tipis dalam Pilkada Halmahera Selatan, namun dirinya sangat menyayangkan sikap MK yang dianggapnya kurang adil dengan memutuskan PSU. Sebab, seharusnya kliennya berdasarkan Perhitungan Surat Suara Ulang (PSSU) sebagaimana data yang dimiliki Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menang 2.200 suara.

Tetapi, MK dengan dalih hilangnya surat suara di 20 dari 28 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada, memutuskan PSU di Halmahera Selatan. Apalagi, lanjutnya, dalam proses pemungutan suara ulang terjadi sejumlah kecurangan dan intimidasi yang menyebabkan kerugian bagi kliennya.

“Terdapat pemilih pengguna KTP yang begitu besar jumlahnya hingga ratusan pemilih, dipaksakan memilih pada jam yang sudah habis waktu pencoblosan di TPS 1 dan 4 Desa Labuha. Jadi, sangat jelas selama proses pemilihan ulang tersebut, pasangan calon nomor empat dan tim suksesnya sangat dirugikan,” ujarnya.

Menurut dia, ada intimidasi dan pemukulan, serta ancaman terhadap pasangan calon nomor urut empat dan tim suksesnya. Kemudian, ada upaya pengalihan suara dari pasangan calon nomor urut dua dan pasangan urut tiga ke pasangan calon nomor urut pertama.

“Hal ini merugikan kliennya karena harus melawan tiga pasangan lainnya,” tutur Ahmad.

Meski hasil PSU memenangkan kliennya, Ahmad berharap, agar ke depannya MK mampu bersikap adil dan melihat sejumlah bukti di lapangan sehingga tidak ada lagi pasangan calon kepala daerah yang dirugikan karena harus mengeluarkan biaya berproses hukum dan pemungutan suara ulang.

“Mudah-mudahan tidak terjadi lagi dalam pilkada yang akan datang. Kita jangan gunakan berbagai cara. MK harus kita kawal. Kita harap MK untuk tegakkan konstitusi. Ke depan jangan bermain dengan keadilan,” tegasnya.

Seperti diberitakan, MK mengabulkan permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) kepala daerah yang diajukan oleh pasangan calon nomor urut empat Bahrain Kasuba-Iswan Hasjim di Kabupaten Halmahera Selatan. Dalam putusannya, MK memerintahkan penghitungan suara ulang di satu kecamatan dalam penyelenggaraan pilkada Halmahera Selatan.

Namun, dalam proses PSSU didapati surat suara di 20 TPS dari 28 TPS yang ada hilang. Akibatnya, MK memerintahkan dilakukan pemungutan suara ulang di Kabupaten Halmahera Selatan.

Sebagaimana diketahui, hasil Pilkada yang dilakukan 9 Desember 2015 di Halmahera Selatan hanya berselisih 18 suara. Pasangan Ahmad-Jaya Lamusu mendapatkan 43.017 suara dan pasangan Bahrain Kasuba-Iswan Hasjim mendapatkan 42.999 suara.

Tak terima karena menganggap ada kecurangan, pasangan Bahrain-Iswan lalu mengajukan gugatan ke MK.

Agen Poker Terbaik

About jagoanbola

Check Also

Buni Yani Divonis 1,5 Tahun Penjara

Buni Yani Divonis 1,5 Tahun Penjara Majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung menjatuhkan vonis 1,5 tahun ...