Home / News / Kesehatan / Profesor Australia Temukan Rumus Baru untuk Ciptakan Vaksin Malaria
Agen Casino Online

Profesor Australia Temukan Rumus Baru untuk Ciptakan Vaksin Malaria

Profesor Australia Temukan Rumus Baru untuk Ciptakan Vaksin Malaria

Profesor Australia Temukan Rumus Baru untuk Ciptakan Vaksin Malaria

JagoBola.com – Malaria menjadi salah penyakit selain tuberkulosis yang sudah memunculkan kasus resistensi obat. Dengan berkembangnya penyakit ini, kebutuhan akan vaksin pun semakin besar.

Masalahnya, belum ada vaksin malaria yang benar-benar terbukti ampuh dan sudah lulus uji klinis. Kebanyakan vaksin gagal di tahap pengembangan atau hanya bereaksi pada malaria tipe tertentu saja.

Profesor James Beeson dari Burnet Institute Melbourne menjelaskan bahwa sebelum menemukan obat, kita harus lebih dulu mengetahui bagaimana penyakit itu bekerja. Penelitian yang dilakukannya soal infeksi malaria ke tubuh manusia pun membuahkan hasil, ia menemukan rumus baru yang diharapkan dapat menjadi titik cerah penemuan vaksin malaria.

“Malaria memang ditularkan oleh nyamuk, tapi yang mesti diingat adalah malaria merupakan penyakit infeksi, sehingga vaksin yang ditemukan haruslah dapat mengatasi infeksi parasit sebelum menjalar ke sel darah merah dan akhirnya menyebar ke seluruh tubuh,” tutur Prof Beeson, dikutip dari ABC Australia, Rabu (18/3/2015).

Baca juga: Bikin Vaksin, Ilmuwan Pelajari Anak-anak Afrika yang Kebal Malaria

Prof Beeson mengatakan bahwa tubuh mempunyai sistem pertahanan yang disebut sebagai sistem imun. Ketika infeksi menyerang, sistem ini membetuk tim antibodi yang bertugas melawan infeksi sebelum mencapai sel darah merah.

Dalam penelitiannya, Prof Beeson menemukan bahwa antibodi ini tidak bekerja sendiri. Antibodi membutuhkan suatu protein khusus yang disebut sebagai complement protein atau sistem komplemen. Nah, antibodi dan protein inilah yang akan bekerja sama untuk mengusir infeksi, baik virus, bakteri atau parasit, dari tubuh.

“Penelitian kami menemukan bahwa vaksin malaria yang kami uji memperbanyak protein khusus ini, yang tentu saja bermanfaat untuk mengusir infeksi parasit dari tubuh,” tuturnya lagi.

Hanya saja, vaksin yang diciptakan Prof Beeson belum sempurna. Partisipan yang diberikan vaksin ini memang memiliki protein komplemen yang lebih banyak, namun hasilnya tidak sama untuk semua partisipan. Pada beberapa kasus bahkan parasit masih bisa menginfeksi tubuh meski jumlah protein komplemennya sudah dua kali lipat dari jumlah normal.

Untuk itu Prof Beesong mengatakan bahwa masih banyak PR yang mesti dikerjakan. Namun ia berharap apa yang ia temukan dapat menjadi pintu baru bagi strategi penanganan malaria, khususnya dalam pembuatan vaksin.

“Pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana kita mendapatkan hasil maksimal dari penemuan ini? Apa yang harus dilakukan agar tubuh memiliki banyak antibodi dan memanggil protein yang tepat agar vaksin dapat bekerja maksimal,” urainya.

Agen Poker Terbaik

About Jago Bola

JagoBola.com Situs Prediksi Bola Online dan Berita Bola Online Terupdate, Prediksi Sepak Bola, Berita Sepak Bola, News, Gosip Artis

Check Also

Kawasaki Luncurkan Anggota Keluarga Baru Sport Klasik W175

Kawasaki Luncurkan Anggota Keluarga Baru Sport Klasik W175 PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) menggelar acara ...