Home / News / Tolak Penundaan Pilkada, PDIP Siapkan Upaya Hukum Lawan KPU
Agen Casino Online

Tolak Penundaan Pilkada, PDIP Siapkan Upaya Hukum Lawan KPU

Tolak Penundaan Pilkada, PDIP Siapkan Upaya Hukum Lawan KPU

Tolak Penundaan Pilkada, PDIP Siapkan Upaya Hukum Lawan KPU

JagoBola.com, – Penundaan Pilkada serentak ke tahun 2017 sebagaimana yang diatur dalam UU pemilu bagi daerah yang hanya memiliki satu calon tunggal memang menjadi suatu perdebatan dan penolakan bagi banyak pihak. Penolakan itu terutama parpol yang saat ini yang telah mempunyai pasangan di daerah. Salah satu partai yang keberatan untuk ditundanya Pilkada serentak adalah PDIP.

Menurut Sekjen PDIP Hasto Kristianto, PDIP akan melakukan upaya politik dan hukum agar Pilkada serentak tidak ditunda ke tahun 2017. Kata dia, jika ditunda, hal ini tentu saja tidak menghargai kedaulatan rakyat yang menghendaki adanya pemimpin baru.

“Kita akan melakukan terobosan politik dan hukum. Mengapa tidak memungkin untuk diperpanjang atau melalui calon independen? Meski UU bilang tidak memungkinkan, saya yakin cara ini (pendaftaran diperpanjang dan jalur independen) paling fair untuk memberi ruang bagi parpol termasuk PDIP,” kata Hasto di gedung PDIP, Jakarta, Jumat (31/7).

Adapun terobosan politik yang dilakukan oleh PDIP adalah melakukan komunikasi politik dengan parpol tertentu untuk melakukan pencalonan. Sedangkan untuk terobosan hukum, kata dia, PDIP akan melakukan pendekatan dengan DPR dan Kemendagri untuk merumuskan Perpu terkait pencalonan tunggal tersebut.

“Seperti yang dilakukan DPR dan Kemendagri untuk menyiapkan konsep Perpu, kami akan melakukan upaya hukum untuk mencari ruang agar KPU melakukan tinjauan ulang dengan peraturannya. Selain itu kami akan melakukan komunikasi politik dengan parpol untuk memilih kadernya yang terbaik,” papar dia.

Aturan KPU yang tertuang dalam PKPU Nomor 12 Tahun 2015 tentang Pencalonan, pasal 89 ayat 1 dan 4, disebutkan KPU daerah memperpanjang masa pendaftaran pasangan calon jika hanya terdapat satu pasangan yang mendaftar. Jika sampai dengan berakhirnya perpanjangan masa pendaftaran tersebut tetap tidak ada yang mendaftar, maka daerah tersebut akan diikutsertakan pada pilkada gelombang berikutnya.

Menurut Hasto, aturan itu pada dasarnya menjegal kedaulatan rakyat terutama kepada calon kepala daerah yang mempunyai potensi yang sangat baik.

“Jangan sampai ada pencegahan terhadap calon kepala daerah yang melakukan kerja baik dan bertanggung jawab kepada rakyatnya namun tidak bisa mencalonkan hanya karena sebuah peraturan. Karena prinsip rakyat tidak bisa dikalahkan oleh aturan apapun, kami akan melakukan komunikasi politik dan upaya hukum,” tegas dia.

Namun demikian, Hasto menyebut jika upaya dukungan untuk merumuskan Perpu adalah langkah akhir jika komunikasi politik dan upaya hukum tidak bisa dicapai. Kata dia, PDIP tetap optimis jika akan ada hasil dari upaya ini.

“Perpu memang sebuah pilihan terakhir jika tidak ada terobosan yang dihasilkan. Tapi kami yakin upaya ini akan berhasil dan memiliki kesimpulan yang baik untuk rakyat memiliki alternatif terhadap calon kepala daeah yang akan dipilih,” tandas dia.

Agen Poker Terbaik

About Jago Bola

JagoBola.com Situs Prediksi Bola Online dan Berita Bola Online Terupdate, Prediksi Sepak Bola, Berita Sepak Bola, News, Gosip Artis

Check Also

Seret Hiu Pakai “Speedboat”, Tiga Pria di AS Ditangkap Polisi

Seret Hiu Pakai “Speedboat”, Tiga Pria di AS Ditangkap Polisi Polisi menahan tiga pria atas ...