Home / Sports / Basket / Pebasket Nasional Nilai Depok Sudah Saatnya Punya GOR yang Layak
Agen Casino Online

Pebasket Nasional Nilai Depok Sudah Saatnya Punya GOR yang Layak

Pebasket Nasional Nilai Depok Sudah Saatnya Punya GOR yang Layak

Para remaja Depok berlatih bersama pebasket nasional dari Pelita Jaya, Adhi Pratama, di sebuah GOR Hadi Mampang, Depok, Jawa Barat, Rabu (2/8/2017).

Sejumlah pebasket nasional menyuarakan keprihatinannya terhadap fasilitas olahraga yang tersedia di kota Depok, Jawa Barat.

Penulis: Yakub Pryatama

Adhi Pratama, pebasket nasional peraih medali perak SEA Games 2015 yang juga center dari klub juara Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2017 Pelita Jaya, bersiap-siap dari mess klubnya di kawasan Kuningan, Jakarta Pusat, untuk pulang ke Depok.

Begitu pula dengan Audy Bagastyo Arizanugra (Ega), point guard Satria Muda Pertamina Jakarta, yang berangkat dari markas klubnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, menuju Depok.

Sama seperti Adhi dan Ega, turut meluncur Airlangga Sabara, pebasket IBL lainnya dari klub Hangtuah Sumsel.

Ketiga pebasket yang berlaga di liga profesional tersebut merupakan warga Depok. Mereka prihatin dengan fasilitas olahraga di kota domisili mereka, khususnya untuk cabang olahraga bola basket.

“Depok adalah kota yang dekat dengan Jakarta, tapi fasilitas olahraga di kota ini sangat memprihatinkan,” tutur Adhi.

Pebasket yang mengisi posisi center ini menuturkan bahwa sudah saatnya Pemerintah Kota Depok membangun sebuah Gelanggang Olahraga alias GOR yang menunjang aktivitas para muda-mudi di wilayah Depok.

Tentunya, GOR tersebut dilengkapi fasilitas kegiatan berolahraga, khususnya bola basket.

Upaya untuk mengampanyekan mendirikan GOR Basket di Depok pun digencarkan Adhi dkk. Bersama sejumlah kolega pegiat bola basket di Depok, ketiganya membangun sebuah komunitas yang disebut Depok Nation Basketball.

Tanpa pungutan biaya, mereka saling berbagi ilmu seputar bola basket kepada ratusan anak di berbagai lapangan bola basket yang tersedia di Depok.

Kegiatan yang akrab di telinga dengan sebutan coaching clinic ini telah digelar oleh Adhi, Ega, Airlangga, dan rekan-rekan lainnya di Depok Nation Basketball.

Kejuaraan ini pertama kali digelar pada 21 Juni 2017 di GOR Hadi Mampang. Pelatihan ini berkelanjutan di sejumlah lapangan bola basket lainnya di Depok, misalnya di Lapangan Bola Basket Gema Pesona Estate.

Jumlah peserta yang menghadiri setiap coaching clinic gratis ini mencapai rata-rata 80-90 orang.

Menurut Adi, dua fasilitas olahraga yang digunakan untuk coaching clinic tersebut jika dilihat dari sisi kualitas sangat memprihatinkan. Namun, hal tersebut tak mengendurkan semangat para pebasket profesional ini.

Usai diguyur hujan, genangan di Lapangan Bola Basket Gema Pesona Estate itu pun dikeringkan oleh Adhi dkk, agar kegiatan belajar-mengajar bola basket tetap berlangsung.

“Atlet yang seharusnya fokus berlatih, tetapi malah harus membagi fokus untuk mengeringkan lapangan yang basah karena hujan. Hal ini tidak akan terjadi jika Depok punya GOR sendiri. Selama ini, GOR basket yang ada di depok milik swasta. Itu pun hanya satu dan tidak memiliki tribun,” jelas pemuda pemilik tinggi badan 197 cm ini.

“Sudah 17 tahun Depok merdeka, tapi belum ada sarana prasarana olahraga untuk mengakomodir anak-anak muda Depok,” tambah Adhi.

Adhi berharap Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad mampu memiliki GOR basket sendiri.

Post By : Jagobola.com

Agen Poker Terbaik

About jagoanbola

Check Also

Demi Jaga Keutuhan Tim, Kevin Durant Rela Kehilangan Rp 133 Miliar

Demi Jaga Keutuhan Tim, Kevin Durant Rela Kehilangan Rp 133 Miliar Guard Golden State Warriors, ...