Home / Sports / Badminton / Sentilan Tan Joe Hok untuk PBSI Setelah Gagal di Piala Sudirman
Agen Casino Online

Sentilan Tan Joe Hok untuk PBSI Setelah Gagal di Piala Sudirman

Sentilan Tan Joe Hok untuk PBSI Setelah Gagal di Piala Sudirman

Tan Joe Hok meminta agar PP PBSI mengevaluasi secara detail usai hasil memalukan di Piala Sudirman. Bukan hanya ke dalam tubuh PBSI, tapi juga merinci kekuatan negara lain.

Indonesia membukukan hasil terburuk di Piala Sudirman pada gelaran tahun ini di Gold Coast. Untuk pertama kalinya, SKuat Merah Putih tersingkir di fase grup.

Tan Joe Hok berharap agar PBSI segera berbenah. Selain itu, PBSI disarabkan untuk jangan sampai abai dengan perkembangan negara lain.

“Kita sekarang mesti introspeksi ke dalam dan keluar. Kita harus tahu negara lain sudah hebat. Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Jepang, RRT (China). Berapa pemainnya? Umurnya berapa, levelnya sampai mana,” kata Tan Joe Hok dalam obrolan dengan detikSport, di Jakarta, Kamis (1/5/2017).

“Semua harus dipelajari secara detail, karena kalau mau perang tapi kita tidak tahu musuhnya kita sendiri nanti yang bakal tidak karuan. PBSI harus mulai berani regenerasi lagi, regrup lagi, kerja keras lagi untuk mendidik pemain lebih keras,” tutur dia.

Tan Joe Hok yang akan berulang tahun ke-80 pada 11 Agustus nanti menilai sistem pelatnas yang ada saat ini masih cukup ideal. Namun, PP PBSI tak bisa berjalan sendirian tanpa bantuan klub dan pengurus provinsi.

“Itu (pelatnas) adalah sarana yang paling ideal. Sebab, untuk klub-klub (membiayai atlet) masih terlalu mahal,” tutur Tan Joe Hok.

“Namun, PBSI tak bisa bekerja sendirian. PBSI itu Pengurus Bulutangkis Seluruh Indonesia, pengurus provinsi harus mendukung kerja pengurus pusat. Masak masing-masing pengprov itu tidak bisa mengirimkan satu pemain ke pusat,” ujar dia.

Post By : Jagobola.com

Agen Poker Terbaik

About jagoanbola

Check Also

Terobosan Nike untuk Jersey Tim-tim NBA

Terobosan Nike untuk Jersey Tim-tim NBA Nike menjadi penyedia beragam atribut NBA mulai 2017/2018. Perusahaan ...